Rabu, 23 Februari 2022

Peran Orang Tua dalam Menjaga Anak dari Pergaulan Bebas

 

Peran Orang Tua dalam Menjaga Anak dari Pergaulan Bebas



Kenakalan remaja bukanlah menjadi suatu masalah yang baru muncul, tetapi sudah sejak lama sekali ada yang selalu menjadi persoalan hampir di seluruh negara mengalaminya. Salah satunya di Indonesia. kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan dan hukum di dalam kehidupan. Perilaku ini akan merugikan diri sendiri dan orang-orang disekitarnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi pada zaman sekarang ini, banyak problema tentang anak berusia remaja mulai merasakan namanya pubertas dan merasakan namanya penasaran akan hal hal yang tidak seharusnya di lakukan seperti merokok, narkoba, perjudian online, hingga sex bebas.

Kenakalan remaja ini bisa dilakukan dalam aksi aksi kelompok. Anak-anak remaja yang melakikan itu pada umumnya kurang mengontrol diri dan suka menegakkan peraturan sendiri tanpa memikirkan orang lain. Timbulnya perilaku tersebut disebabkan oleh faktor pergaulan seseorang yang bergaul dengan teman tanpa melihat latar belakangnya, lalu karena kekurangan kasih sayang dari kedua orangtuanya atau keluarganya.

Oleh sebab itu maka peran orang tualah yang sangat di butuhkan dalam pengawasan anak tersebut. Anak merupakan produk langsung dari orangtua dan bukan produk langsung dari pendidikan atau sekolah. Tanggung jawab untuk membesarkan anak  ada pada orangtuanya. 

Maka perlu dimaknai keluarga sebagai tempat seseorag tumbuh dan kerkembang menjadi individu yang berkepribadian dan berkarakter. Kehidupan keluarga dan cara orangtua membesarkan anak dalam keluarga akan berdampak langsung pada perkembangan anak.

Peran orang tua sangatlah urgen dalam segalah untuk menjaga pergaulan diera ini. Berikut beberapa peran orang tua dalam menjaga anak dari pergaulan bebas yaitu :


1.Pendidikan Agama yang cukup

Pendidikan agama sangatlah dibutuhkan anak untuk menjaga keselamatan anak dalam hal moral agar anak tidak terjerumus didalam pergaulan bebas. Salah satu caranya adalah menanamkan anak bahwa segala yang dia kerjakan akan mendapatkan sanksi dari Tuhan. Orang tua juga bisa memberikan penegasan kepada anak bahwa agama membolehkan kita bergaul tetapi ada batasannya. Selain itu pastinya orang tua mengajarkan anak untuk selalu beribadah dan memohon perlindungan kepada Tuhan agar dihindarkan dari pergaulan yang buruk.


2.Pemberian rasa kasih sayang yang cukup

Pendidikan yang utama adalah dari keluarga terutama dari orang tua. Banyak cara yang dapat dilakukan orang tua untuk memberikan kasih sayang, salah satunya perhatian saat anak membutuhkannya dan selalu ada dalam setiap kondisi.


3.Penanaman edukasi tentang bahaya pergaulan bebas

Pergaulan bebas adalah pergaulan yang dilakukan tanpa batasan sehingga menyeabkan anak bergaul tanpa aturan yang mana yang baik dan buruk. Efek dari pergaulan bebas ini sangat banyak, seperti: merokok, melawan orang tua dan tidak mau menerima nasihat dari orang, kecanduan pornografi, sex bebas bahkan narkoba. Maka, peran orang tualah menanamkan pengetahuan kepada anak tentang bahaya pergaulan bebas ini agar anak tidak terjerumus didalamnya.


4.Memberikan pengawasan untuk kegiatan anak

Pengawasan berfungsi sebagai benteng terhadap anak, tapi pengawasan disini bukan berarti membatasi lebih atau mengekang melainkan memberikan perhatian kepada anak.


5.Memberikan aktifitas yang positif kepada anak

Dalam hal ini, tugas orang tua memberikan kegiatan yang berguna sebagai pembentuk rasa semangat kerja dan berkreatifitas agar anak dapat menemukan minat bakatnya


6.Menanamkan percaya diri

Orangtua pelu memberitahukan kepada anak bahwa mereka mempunyai suatu kemampuan atau keunikan sendiri agar si anak bisa lebih percaya diri kepada dirinya sendiri.


7.Peran sebagai teman

Dalam masa remaja anaknya, orangtua harus bisa lebih sabar dan harus mau mengerti tentang perubahan pada anaknya. Orangtua harus bisa menjadi teman bagi anaknya agar anaknya lebih mau terbukan kepada mereka dan tidak kehilangan perhatian dari kedua orangtuanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar